Membaca Jejak Alam, Merawat Kehidupan.
Mengubah bentang alam, biodiversitas, dan karbon menjadi bukti yang dapat dipercaya melalui perpaduan sains, teknologi, dan pemahaman yang mendalam.

Presisi Ilmiah. Dampak Nyata.
Kami percaya bahwa menjaga alam membutuhkan lebih dari sekadar niat baik. Dibutuhkan data yang dapat dipercaya, pemahaman yang mendalam, dan integritas dalam setiap langkah.
Digital Forestry
Carbon Accounting
Biodiversity Monitoring
Nature-based Solutions
Integrated Data Platform

Dari Data Menjadi Dampak
01
Pahami
02
Ukur
03
Analisis
04
Verifikasi
05
Sampaikan
Journal
Pemikiran, pembelajaran, dan cerita mengenai karbon, biodiversitas, serta masa depan bentang alam.

Deforestasi Global Naik 14% di 2026 Di Mana Posisi Indonesia?
Kehilangan hutan primer tropis mencapai rekor baru pada 2026, naik 14% dari tahun sebelumnya. Indonesia, dengan gambut yang masih membara dan tekanan ekspansi kebun, berada di persimpangan yang kritis.

Permenhut 6/2026: Apa Artinya bagi Pengembang Proyek Karbon Kehutanan?
Pada 13 April 2026, pemerintah resmi mengundangkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 6 Tahun 2026 regulasi yang dinilai oleh para pelaku industri sebagai tonggak baru kepastian pasar karbon kehutanan Indonesia. Artikel ini membedah poin-poin krusial yang perlu dipahami setiap pengembang proyek.

Pasar Karbon Indonesia Resmi Beroperasi Penuh: Apa yang Berubah untuk Pengembang Proyek?
Juni 2026 menjadi tonggak bersejarah bagi Indonesia. Untuk pertama kalinya, negara ini mengoperasikan pasar karbon nasional secara penuh dengan transaksi berskala besar dijadwalkan mengalir mulai Juli. Bagi pengembang proyek, investor, dan lembaga seperti Circle carbon yang bekerja di lapangan, ini bukan sekadar berita regulasi. Ini adalah perubahan fundamental dalam cara ekosistem hutan Indonesia dinilai dan diperdagangkan.
Strategic Alliances & Partnerships
Collaborating with global organizations, governments, and local communities to drive high-integrity climate action.




